MgOzywGhqet2pAjedIAg323id1arJV9gcp2W6Wae

Bagaimana Cara Pasar Saham Bekerja ?

Bagaimana  Cara Pasar Saham Bekerja


Sebagian orang berpendapat bahwa pasar saham merupakan mainan dari om om tajir memakai jas dan berdasi, tapi makin kesini makin banyak juga yang sadar kalau sebenarnya investasi itu bisa juga buat siapa aja.

Buat kalian yang belum tahu ternyata kita juga bisa loh jual beli saham, bahkan mungkin kalian belum sadar kalau tetangga kalian juga mungkin sudah bermain saham namun tidak kalian sadari

Oke mungkin kita udah sering denger berbagai cerita tentang Pasar Saham tapi buat kalian yang masih punya pertanyaan di otak 

Gimana sih caranya pasar saham bekerja ?

untuk menjawab itu kita mesti ngerti dulu kalau pasar modal yang sering kita sebut pasar saham itu emang beneran kayak pasar yang kita sering kunjungi, yang datang ke pasar sebagai pembeli adalah investor yang siap transaksi

di pasar tersebut ada banyak toko yang jualan berbagai produk dan kayak di pasar juga para penjual toko sebenarnya banyak yang jualan produk yang sama tapi biaya belanjanya beda-beda tipis

dan kalau lihat keliling di pasar ada barang yang laku banget sampai harganya melangit dan ada juga yang gak laku-laku sampai harganya turun terus dan inilah gambaran harga saham yang naik turun

Tapi emangnya kenapa sih harga saham itu bisa naik banget atau bahkan turunnya gila-gilaan ?

Jadi sebelum jawab itu kita mesti tahu kalau saham itu bukti kepemilikan modal sebuah perusahaan tapi nggak semua perusahaan itu ada di pasar modal karena ada syarat syarat yang harus dipenuhi

Syarat Perusahaan Jual Saham
  1. Memiliki Struktur Perusahaan Yang Jelas
  2. Sudah Menghasilkan Laba (Keuntungan)
  3. Punya Aset Yang Nyata

Simpelnya gini,,bayangin abang bakso kesayangan kita suatu saat usahanya makin maju dan punya banyak restoran di Indonesia, terus Karena tiap tahun untung terus meloncat berencana buat nambahin modal

dengan menjual sebagian kepemilikan perusahaannya ke orang-orang lewat pasar modal. Aktivitas seperti ini disebut IPO (Initial Public Offering)

nah bukti kepemilikan itulah yang disebut lembar saham. lembaran saham inilah yang dibeli para investor dengan harapan bisa dapat imbalan.

Para investor bisa mendapatkan keuntungan dari dua cara;
  1. lewat kenaikan harga saham atau 
  2. dari waktu perusahaan bagiin keuntungan
inilah penyebab naik dan turunnya harga saham. semakin bagus perusahaannya maka makin banyak orang mau beli saham perusahaan itu dan makin juga menjulang harganya atau sebaliknya kalau masa depannya suram akhirnya enggak ada yang mau beli sahamnya dan bikin harga saham jadi melorot ke harga paling rendah

tapi selain dari performa perusahaan ada faktor lain yang menyebabkan naik harga saham

Faktor Penentu Harga Saham
  1. Kondisi Fundamental Ekonomi Makro
  2. Fluktuasi Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Asing
  3. Kebijakan Pemerintah
  4. Panik
  5. Faktor Manipulasi Pasar
investasi saham emang bisa ngasih keuntungan besar tapi disisi lain juga punya resiko yang nggak kalah menakutkannya. jadi sekarang enggak perlu jauh-jauh ke pasar modal buat investasi kalau emang belum siap karena kata investor yang satu ini investasi ke diri sendiri adalah cara buat ngasilin keuntungan yang paling besar dan seperti biasa terima kasih


Related Posts
leo wisnu widodo
Now or Never

Related Posts

Posting Komentar