MgOzywGhqet2pAjedIAg323id1arJV9gcp2W6Wae

Tips Memilih Supplier Jika Ingin Memulai Bisnis Dropship

Kerja sama


Manusia punya jatah gagalnya, masing-masing.

Kesalahan dibuat untuk jadi pembelajaran di kesempatan berikutnya.

Jadi, jangan merasa seakan dunia bakal berakhir kalau Anda gagal melakukan sesuatu.

Buat salah, tinggal di perbaiki.

Saya juga pernah melakukan kesalahan saat pertama kali menjalankan bisnis dan saya rasa semua pebisnis pernah mengalaminya.

Dulu saat saya menjadi pebisnis pemula, saya menjadikan kesalahan sebagai guru terbaik yang nantinya akan membawa saya ke jalan yang tepat.

Pertama kali saya mulai bisnis online, saya banyak membuat kesalahan.

Mulai dari kualitas produknya yang buruk, sehingga membuat banyak customer saya komplain, pelayanan yang kurang maksimal, dan lain sebagainya.

Padahal saya sudah mengusahakan semuanya dengan baik, tapi masih ada saja hal yang masih terlewatkan.

Salah satunya produk, karena menggunakan sistem dropship, saya tidak bisa mengontrol produk yang dikirimkan ke customer saya.

Karena semuanya ditangani oleh partner bisnis, atau bisa dibilang supplier penyedia produk yang saya jual.

Saat customer saya komplain, saya harus memastikan ke supplier dulu untuk mendapat jalan keluar yang win to win.

Tapi sayangnya, dari pihak supplier juga lambat merespon keluhan saya, dan membuat saya tidak enak dengan customer saya.

Dari masalah ini saya memutuskan untuk berhenti bekerjasama, saya tidak mau kedepannya nama toko online saya jelek karena masalah ini yang terus berulang.

Makanya, memilih partner bisnis yang tepat itu penting, apalagi dalam bisnis dengan sistem Dropship, Supplier memang kunci dari segalanya.

Anda harus teliti memilih supplier sehingga bisa menjamin produk dan usaha Anda tidak cacat di mata customer.

Saya sarankan kepada Anda jika ingin memulai bisnis dengan sistem dropship, pastikan Anda harus teliti lebih dalam menentukan calon supplier Anda.

Pastikan Anda memperhatikan Kualitas Produk yang disediakan supplier, apakah sudah memiliki kualitas paling terbaik dan bukan abal-abal.

Bagaimana caranya? Anda bisa membeli satu produk dulu dan melihat bagaimana keadaan produk dari calon supplier Anda.

Walaupun Anda sudah memastikan kualitas produk yang sudah terjamin, tapi Anda juga harus memastikan calon supplier Anda tetap memberikan jaminan pengembalian barang.

Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya, terkadang ada kesalahan yang tidak di sengaja.

Selain itu Anda juga harus memperhatikan, apakah calon supplier Anda memiliki teknologi yang mampu memproduksi produk dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Supplier saat ini sudah mengandalkan teknologi berbasis komputer yang mampu bekerja cepat dan dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang baik.

Dua hal lainnya yang sangat penting untuk Anda perhatikan adalah cari calon supplier yang sudah berpengalaman dan cepat tanggap.

Anda bisa mengukur seberapa pengalaman calon supplier dengan bertanya secara langsung atau mencari tahu dari orang-orang yang sudah bekerjasama dengannya.

Biasanya, jika memang sudah berpengalaman sebagai supplier, pasti mereka bisa cepat tanggap memberikan solusi dan jaminan kepada Anda.

Saran saya, pastikan Anda benar-benar mengenal calon supplier Anda dengan baik dan perhatikan semua jenis perjanjian antara Anda dan calon supplier.

Semoga ini membantu Anda terhindar jatah kesalahan dalam bisnis. Pastikan Anda selalu teliti dan selamat menjalankan bisnis!

Related Posts
leo wisnu widodo
Now or Never

Related Posts

Posting Komentar